Ada nasihat
mengatakan, untuk mengetahui seberapa besar kecintaanmu pada sesuatu, maka
cobalah untuk pergi sejauh-jauhnya. Seberapa besar kerinduanmu kelak, maka
sebesar itulah kecintaanmu pada sesuatu itu.
Aku pikir aku tidak
akan pernah merindukannya. Aku pikir aku tidak akan punya kenangan di sana.
Tapi rupanya kini aku begitu merindukannya. Tentang kehidupannya. Budayanya.
Masyarakatnya. Semuanya. Dulu aku berpikir untuk mempercepat studiku agar
segera dapat kembali ke hometown-ku. Aku pikir satu-satunya rumahku
adalah daerah asalku. Tapi rupanya tidak lagi.
Aku Jatuh Cinta pada
Yogyakarta. Tidak peduli dengan segala kemacetan dan polusi jalanan kota,
bahkan kriminalitas yang lebih parah dibandingkan hometown-ku,
Yogyakarta membuatku jatuh cinta dalam sekejap. Yogyakarta telah menjadi my
second hometown. Rumah. Tidak peduli dimana pun kamu berada, jika kau merasa
nyaman menjadi diri sendiri dengan segenap orang-orang yang menyayangimu dan
kamu sayangi. Itulah rumahmu.
Suatu saat aku pasti
akan sangat berat untuk meninggalkan Yogyakarta. Bahkan kelak aku pasti akan
menangis karena meninggalkan Yogyakarta.
Nusa Dua, 22 Juni 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar